Arsip untuk Januari, 2009|Halaman arsip bulanan

Mengenal Fusebox Mode

Dalam fusebox terdapat parameter mode yang menentukan status aplikasi yang sedang kita bangun. Pada dasarnya terdapat dua jenis mode pada fusebox, development dan production.

Baca selebihnya »

Menggunakan Fusedoc

Fusedoc dalam terminologi fusebox adalah sebuah  sebuah cara standar untuk mendokumentasikan suatu fuse yang dikembangkan oleh Hal Helms. Fusedoc generasi kedua (2.o) menggunakan XML vocabulary. Fusedoc pada umumnya berada pada bagian atas suatu fuse file, untuk menjelaskan apa yang harus dilakukan fuse, serta memberikan informasi detail untuk input dan ouput.

Baca selebihnya »

FLiP Dalam Pengembangan Aplikasi Fusebox

Dalam pengembangan sebuah website/aplikasi berbasis web bagaimanapun perlu mendesain aplikasi yang akan kita bangun.  Komunikasi dengan klien sangat perlu dilakukan selama masa men-desain aplikasi. Namun kadang kala klien/user tidak dapat memutuskan bagaimana aplikasi akan dibuat, mereka hanya menjelaskan inti-inti nya saja, detailnya mereka paham tetapi tidak dapat menggambarkannya. User baru dapat memberikan komentar tentang apa yang kurang, apa yang perlu ditambahkan, apa yang perlu dibuang dan apa yang sudah sesuai menurut mereka setelah mereka melihat hasilnya.
Baca selebihnya »

Layout dengan Fusebox (bag.3)

Pada bagian ketiga ini kita akan menambahkan page dalam website kita. Jika dilihat dari template/layout yang kita download disitu terdapat 6 buah menu (link) pada bagian top (header), jadi kita perlu menambahkan 5 halaman lagi.

Baca selebihnya »

Layout dengan Fusebox (bag.2)

Kita lanjutkan pembahasan pembuatan website dengan layout. Kali ini kita akan lanjutkan dengan membuat circuit-circuit yang dibutuhkan.

Baca selebihnya »

Layout dengan Fusebox (bag.1)

Layouting suatu website merupakan hal yang sangat penting. Idealnya suatu layout dapat digunakan bersama-sama oleh beberapa (atau bahkan seluruh) halaman web. Jika sebuah link diubah pada layout, otomatis harus merubah semua link pada setiap halaman. Sekarang kita akan membuat website dengan dengan sebuah layout menggunakan fusebox.

Baca selebihnya »

Setting Aplikasi Fusebox (Bag.2)

Kita lanjutkan pekerjaan sebelumnya, setelah membuat fusebox.xml dan mengatahui sedikit seluk-beluknya, mari kita lanjutkan perjuangan.

Baca selebihnya »

Setting Aplikasi Fusebox (Bag.1)

Kali ini kita akan membuat suatu aplikasi klasik yang populer “Hello World” dengan fusebox, ini adalah contoh bagus untuk memulai fusebox dan mempelajari settingan dalam aplikasi fusebox.

Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.