Arsip untuk ‘Tips Pengembangan’ Kategori
Menggunakan Fusedoc
Fusedoc dalam terminologi fusebox adalah sebuah sebuah cara standar untuk mendokumentasikan suatu fuse yang dikembangkan oleh Hal Helms. Fusedoc generasi kedua (2.o) menggunakan XML vocabulary. Fusedoc pada umumnya berada pada bagian atas suatu fuse file, untuk menjelaskan apa yang harus dilakukan fuse, serta memberikan informasi detail untuk input dan ouput.
FLiP Dalam Pengembangan Aplikasi Fusebox
Dalam pengembangan sebuah website/aplikasi berbasis web bagaimanapun perlu mendesain aplikasi yang akan kita bangun. Komunikasi dengan klien sangat perlu dilakukan selama masa men-desain aplikasi. Namun kadang kala klien/user tidak dapat memutuskan bagaimana aplikasi akan dibuat, mereka hanya menjelaskan inti-inti nya saja, detailnya mereka paham tetapi tidak dapat menggambarkannya. User baru dapat memberikan komentar tentang apa yang kurang, apa yang perlu ditambahkan, apa yang perlu dibuang dan apa yang sudah sesuai menurut mereka setelah mereka melihat hasilnya.
Baca selebihnya »
Tinggalkan sebuah Komentar